BUKITTINGGI – Pemerintah Kabupaten Agam secara resmi memulai gelaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026. Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Lapangan Kantin (Wirabraja) Makodim 0304/Agam, Bukittinggi, pada Rabu (15/7/2026).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Agam, M. Iqbal, dan dihadiri oleh Perwakilan Gubernur Sumatera Barat, Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, Kasrem 032/Wirabraja Kolonel Inf. Irvan Yusri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, jajaran Kodim 0304/Agam, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta warga Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, yang menjadi lokus pelaksanaan program tahun ini.
Wakil Bupati Agam, M. Iqbal, pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang telah mempercayakan Kabupaten Agam sebagai lokasi pelaksanaan TMMD ke-129. Ia menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan bagian integral yang tidak terpisahkan dari komponen bangsa dan memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan pembangunan nasional.
"Melalui sinergi ini, program pembangunan yang dirancang pemerintah dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah. Untuk itu, Pemda Agam bersama Kodim 0304/Agam berkomitmen penuh menyukseskan program ini," ujar M. Iqbal.
Sementara itu, Komandan Kodim 0304/Agam, Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro, S.I.P., M.Si., menjelaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektor untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
"Tidak hanya pembangunan infrastruktur, TMMD juga bertujuan membangun kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat," kata Letkol Inf. Viko.
Secara rinci, program TMMD ke-129 di Nagari Nan Tujuah ini menyasar tiga sektor utama diantaranya sasaran Pokok/Fisik yaitu Pembukaan dan peningkatan akses jalan baru sepanjang 1.900 meter (1,9 km) dengan lebar 4 meter, serta pembangunan Jembatan Aramco. Infrastruktur ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian, mempermudah lalu lintas, membuka kawasan ekonomi baru, serta memperlancar distribusi hasil pertanian.
Kemudian sasaran tambahan yaitu melakukan Rehabilitasi atau bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak enam unit bagi warga yang membutuhkan, serta aksi gotong royong membersihkan aliran sungai dan kawasan pasar guna menciptakan lingkungan yang bersih.
Selanjutnya sasaran Non-Fisik yaitu berbagai program penyuluhan di bidang wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, hingga pemberdayaan masyarakat yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Agam.
Sebelum pembukaan resmi hari ini, TMMD ke-129 telah diawali dengan kegiatan Pra-TMMD selama 30 hari. M. Iqbal mengungkapkan, berdasarkan peninjauan langsung di lapangan, masyarakat Nagari Nan Tujuah menyambut program ini dengan suka cita dan rasa syukur yang luar biasa karena akses tersebut sudah lama dinanti-nantikan.
Seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-129 ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh hingga 13 Agustus 2026. Pemda Agam optimis, dengan semangat gotong royong antara Satgas TMMD, TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi sosial, dan seluruh elemen masyarakat, target fisik dan non-fisik dapat rampung 100 persen tepat waktu.
Di akhir acara, M. Iqbal kembali mengucapkan terima kasih kepada Danrem 032/Wirabraja serta semua pihak yang terlibat. Dedikasi TNI yang lahir dari rakyat, bersama rakyat, dan untuk rakyat ini diharapkan menjadi simbol kemanunggalan yang memberikan manfaat berkelanjutan menuju masyarakat Agam yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera===gindo===
Share this Article
